Alter Ego kalah dari RRQ Hoshi karena sedang bereksperimen

5 Oktober 2020
post image

Eksperimen menjadi penyebab kekalahan Alter Ego atas RRQ Hoshi. Alasan?

Alter Ego kini telah dipastikan menjadi juara di musim reguler Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia Season 6 setelah berhasil meraih kemenangan 2-0 di pertandingan terakhir pekan kedelapan menghadapi Aura Fire, Sabtu (3/10/2020).

Namun sepanjang 14 pertandingan yang dijalani Alter Ego di musim reguler MPL ID Season 6, mereka bisa dibilang tidak terlalu mendominasi karena sempat mengalami tiga kekalahan, termasuk dari RRQ Hoshi yang juga terjadi pada pekan kedelapan, Jumat (2/10/2020).

Pada pertandingan tersebut, Alter Ego harus mengakui keunggulan RRQ Hoshi dengan skor telak 2-0. Padahal di pertemuan pertama yang terjadi di pekan ketiga lalu, Udil dkk mampu meraih kemenangan dengan skor 2-0 atas RRQ Hoshi.

Seusai pertandingan menghadapi Aura Fire, pelatih Alter Ego, Regi “NasiUduk” Kurniawan, mengaku kekalahan yang mereka terima saat menghadapi RRQ Hoshi lebih disebabkan oleh eksperimen yang tengah mereka lakukan.

“Kami mendapat banyak hal dari kekalahan lawan RRQ Hoshi. Kami juga kemarin sedang mencoba Saber, power-nya sebesar apa. Kedua, kami juga jadi lebih tahu cara bermain RRQ Hoshi, kurangnya, celahnya, dan line up ketika draft pick-nya seperti apa,” ucap NasiUduk kepada awak media seusai pertandingan.

“Jadi, ada banyak ilmu yang kami dapatkan, malah kami sudah tidak sabar untuk bertemu lagi dengan RRQ Hoshi untuk menunjukkan bahwa data yang kami dapatkan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menghasilkan permainan lebih baik lagi,” tuturnya.

Penjelasan dari NasiUduk ini cukup mengherankan, mengingat mereka melakukan beberapa eksperimen ketika berhadapan dengan RRQ Hoshi yang notebene memiliki kemampuan besar, ketimbang melakukannya di pertandingan terakhir menghadapi Aura Fire, di mana peluang untuk meraih kemenangannya sedikit lebih besar jika dibandingkan menghadapi RRQ Hoshi.

Meski demikian, NasiUduk memiliki pandangan lain mengenai keputusan yang ia ambil tersebut. Ia menilai bahwa kesempatan untuk melakukan eksperimen ketika menghadapi RRQ Hoshi bisa menghasilkan banyal hal ketimbang mencobanya saat menghadapi Aura Fire.

“Karena bagi kami, menang atau kalah di pertandingan ini, kami sudah mengamankan slot di upper bracket (playoff MPL ID Season 6). Jadi kami tidak memiliki tekanan di pertandingan ini,” ujar NasiUduk.

“Alasan kami mencoba hal baru ketika ketemu RRQ Hoshi karena Aura Fire sudah dipastikan tidak lolos, jadi mereka bermain nothing to lose. Sementara RRQ Hoshi sedang benar-benar mengejar poin, jadi mereka sedang bermain all-in. Kami ingin membuktikan eksperimen ini menghadapi tim yang sedang all-in dan melihat masih bisa menang atau tidak,” tuturnya.

 

Artikel ini dilansir dari: oneesports.gg