Tanpa Oura, Mampukah EVOS Mengaum Lebih Kencang?

3 Februari 2020
post image

Sebelum MPL ID S4, EVOS mungkin adalah tim MPL ID paling nahas. Pasalnya, di Season 1, semua orang yang menjagokan tim ini dibuat bungkam tak percaya saat Oura dan kawan-kawan dikalahkan oleh teamNXL di Grand Final. Season 2, kemalangan masih terjadi. Meski sempat bangkit dari keterpurukan di awal Regular Season, EVOS harus rela dipecundangi RRQ di babak Grand Final dengan skor 3-0 tanpa balas. Season 3 bahkan lebih parah. Bersama RRQ, EVOS harus rela pulang kandang di hari pertama babak Playoffs.

Namun demikian, semuanya berubah dengan MPL ID S4. EVOS Esports akhirnya berhasil membawa pulang piala esports MLBB paling bergengsi di Indonesia. Tak hanya itu, berbekal 5 pemain dengan skill individu tingkat dewa dan kerja sama yang sangat ciamik, EVOS juga berhasil membawa pulang piala esports MLBB paling bergengsi di dunia, M1 World Championship 2019.

EVOS Esports sendiri menorehkan 11 kemenangan dan 3 kekalahan selama Regular Season 4. Menjadi tim terbaik di babak Regular Season, EVOS terus menghadirkan hasil yang positif hingga babak Playoff MPL ID Season 4.

Rekt dan kawan-kawan berhasil menjuarai MPL ID Season 4 melalui upper bracket. Bahkan, EVOS Esports mampu membungkam RRQ dalam partai El Classico sebanyak 2 kali di Playoff hingga akhirnya menang dengan skor 3-1 di partai grand final. EVOS juga memiliki win rate terbesar sebanyak 73.2% dari total 41 pertandingan baik dari Regular Season hingga Playoff di MPL ID Season 4.

Meski memiliki rekam jejak yang nyaris sempurna di musim kemarin, boleh dibilang EVOS harus mengalami nasib nahas kembali. Mereka kehilangan salah satu pemain mega bintang yang sudah membela EVOS sejak MPL ID S1.

Inilah roster EVOS Esports di MPL ID Season 5:

●     Gustian “Rekt”

●     Ihsan “Luminaire” Besari Kusudana

●     Muhammad “Wann” Ridwan

●     Yurino “Donkey” Putra Angkawidjaja

●     Raihan “Bajan” Delvino Ardy

●     Kevin “Vinss” Pratama

●     Fahmi “Rexxy” Adam Alamsyah

●     Muhammad “Buts” Satrya Sanubari

Dari perubahan roster EVOS Esports, tentu ada satu nama yang sangat menyita perhatian. Siapa lagi kalau bukan Eko “Oura” Julianto, sang MVP M1 Worlds 2019 serta pilar utama EVOS di ajang bergengsi Mobile Legends: Bang Bang. 

Pemain yang sudah memperkuat EVOS sejak MPL ID Season 1 ini hilang dari jajaran roster untuk MPL ID Season 5 mendatang. Pemain tersebut sangat lihai dalam mengisi posisi Offlane EVOS dengan hero-hero yang khas seperti X.Borg, Masha, dan Thamuz.

Kehilangan pemain penting EVOS ini pun menjadi tanda tanya besar, kemana perginya Oura dan apa alasannya absen dari gelaran MPL ID Season 5? Guna menghadirkan pilihan strategi yang lebih banyak serta menutup lubang yang ada di tim, EVOS membawa 4 pemain baru sekaligus. 

Uniknya, 3 dari 4 pemain merupakan lulusan dari EVOS Academy Mobile Legends, yaitu Bajan, Vinss dan Rexxy. Selain menjadi jajaran pemain muda, 3 pemain ini tentu menjadi angin segar dan bukti bahwa sistem akademi esports serta regenerasinya di Indonesia masih terus berjalan. Meskipun demikian, ketiga pemain baru dari EVOS Academy ini perlu jam terbang dan pengalaman yang lebih di kompetisi tingkat tertinggi layaknya MPL Indonesia.

Data dan statistik ketiga pemain akademi dari EVOS juga belum terlihat, namun tentu hal ini bukan menjadi alasan untuk memandang sebelah mata para pemain muda dari EVOS. Apalagi EVOS Esports masih menggunakan jasa sang pelatih, Bjorn Ong yang membawa tim menjuarai dua gelar juara resmi dari Mobile Legends (MPL & M1). 

Satu pemain yang tersisa adalah Butsss yang sempat mencicipi ranah kompetitif Mobile Legends bersama tim Over Powered Indonesia (OPI) Gaming. Prestasi Butss adalah sukses menjuarai Mobile Legends Intercity Championship (MIC) 2019 di Bandung.

Manajer Mobile Legends dari EVOS Esports, Rahardian Mada Kertoyoso pun turut memberikan informasi mengenai perubahan roster EVOS di MPL ID Season 5, termasuk masa depan Oura dan nama-nama pemain baru EVOS.

“Oura memutuskan rehat namun belum ada keputusan dari EVOS mengenai ikut tidaknya dia ke Mobile Legends Developmental League (MDL). Untuk Oura, keputusan berasal dari dia pribadi bukan dari pihak EVOS Esports.” 

Ketika disinggung tentang pengganti Oura, Mada menjawab. “Vinss dari EVOS Academy akan gantikan posisi yang ditinggalkan Oura. Para pemain baru dari EVOS akan bermain di MPL untuk pertama kalinya. Alasan memilih mereka ya karena berpotensi lalu dinaikkan ke tim inti pada MPL S5 mendatang, yang jelas keputusan datang dari pihak pelatih yaitu Bjorn “Zeys” Ong.” Tutur Mada.

EVOS sendiri memiliki 8 pemain pada musim MPL ID Season 4, namun hanya 5 pemain saja yang mendapatkan jatah bermain, apakah akan terulang di Season 5? “Kita sekarang juga 8 pemain, namun mengenai hal tersebut sepenuhnya keputusan pelatih.

Sedangkan para pemain baru juga datang melalui Mobile Legends Academy sebelum bermain di tim inti. Mereka kan sudah belajar dan sejauh ini pantas untuk bermain di MPL, intinya siap diadu dan matang dari segi performa.” 

EVOS juga memiliki keputusan serupa di musim lalu dengan mendatangkan Wann serta Luminaire yang belum pernah mencicipi MPL. Namun, Mada mengatakan bahwa hal ini sah-sah saja karena pemain baru juga direkrut melalui tes.

Sedangkan ketika disinggung tentang beban menjadi juara, Mada mengatakan, “Lebih menjadi motivasi sih karena kemarin habis juara MPL kan jadi juara dunia (M1 World Championship). Nah, ini kan otomatis menjadi motivasi yang lebih tinggi dan tanggung jawab yang besar untuk tim, jadi kita lihatnya bukan beban.”

Selain memilih pemain baru, Mada menilai kedatangan para roster EVOS Esports juga memiliki fungsi lain. “Perubahan pemain juga menjadi variasi, jadi roster dan strategi EVOS tidak mudah ditebak oleh lawan.

Akankah EVOS Esports bermain konsisten dalam gelaran MPL ID Season 5? Mampukah jajaran roster baru EVOS mengisi lubang yang ditinggalkan oleh Oura? Atau, armada harimau putih akan kesulitan dengan jajaran roster muda?

Jadilah saksi keseruan kompetisi para tim Mobile Legends terbaik Indonesia dengan segudang talenta berbakat!